Rabu, 09 Februari 2011

Daun lontar sebagai sarana komunikasi masa lalu -- kelas 7

Daun Lontar Sarana Komunikasi

Daun lontar bagi orang Bali memegang peran penting untuk sarana informasi dan komunikasi. Artinya, sebelum ditemukannya buku tulis (kertas) sebagai alat untuk menulis, orang Bali memanfaatkan daun lontar sebagai alat untuk menulis.

Tradisi menulis di atas daun lontar merupakan tradisi kuno yang dilakukan oleh nenek moyang orang Bali sejak ratusan tahun silam. Dan, tradisi ini terus bertahan hingga sekarang. Mereka tetap menulis di atas daun lontar, terutama bila menulis awig-awig adat (aturan-aturan desa). 

Lalu, bagaimana kalau daun lontar menjadi lapuk? Bagaimana cara mereka mengatasi masalah tersebut? Dimanakah kita dapat melihat orang yang masih menekuni tradisi ini? Tentu masih banyak. Jika Anda sedang berada di Kabupaten Gianyar, datang saja ke sebuah desa kecil, sekitar 7 km dari kota Gianyar menuju selatan. Anda akan menjumpai desa yang bernama Br. Tojan Kanginan, Kecamatan Blahbatuh. 
Disitu Anda akan bertemu dengan seorang penyembuh traditional (balian) I Wayan Tusan alias Putu Pranata. Walau penampilannya yang nampak menakutkan, namun beliau cukup disegani sehingga banyak yang datang kepadanya untuk berobat atau konsultasi tentang cara pengobatan. 

Pria kelahiran 1957 ini, sering juga dicari wisatawan mancanegara yaitu dari Amerika, Australia dan India. Mereka tentu ingin membaca lontar-lontar miliknya. Di rumahnya terdapat hampir 100 bundel lontar. Beberapa lontar ditempatkan khusus dan diperlakukan sebagai benda sakral yang disucikan. 

Beberapa jenis lontar ada di sana yaitu lontar Usada (alat petunjuk pengobatan). Jenis lontar ini cukup banyak yaitu lontar usada sari, lontar usada punggung tiwas, dll. Ada juga lontar tenung (tindik sejati) yang digunakan untuk meramal atau mendeteksi suatu penyakit atau untuk mendeteksi dimana keberadaan seseorang yang hilang secara gaib. Anda ingin tahu lebih jauh tentang lontar miliknya, kedatangan Anda kapan saja akan diterima dengan ramah.

Selain I Wayan Tusan, di Gianyar ada I Gusti Made Subur yang selalu memanfaatkan lontar untuk barang seni kerajinan. Pria kelahiran 1959 yang sebagian rambutnya sudah memutih ini pekerjaannya menganyam barang kerajinan dari daun lontar. Beberapa jenis anyaman dibuatnya yaitu tas, dompet, topi, basket (tempat sampah), dll. 

Bapak tiga anak ini menggeluti kerajinan anyaman daun lontar sejak kecil, sekitar 1970'an. "Itu saya lakukan karena orang tua saya juga penganyam," katanya kepada Bali Travel News sambil menambahkan, saat ini anyamannya masih laku di pasaran. Buktinya ia menerima banyak pesanan. 

Harga anyamannya berkisar antara Rp.1500 sampai Rp.45.000, tergantung design dan ukurannya. "Sekali-kali saya ikut pameran di hotel-hotel, bahkan pernah ke Jakarta," katanya.

Saat ini konsumennya berasal dari Prancis, Italy dan Jakarta. Ditanya tentang pewarnaan, ia selalu menggunakan warna-warna traditional yaitu menanam daun lontar di lumpur selama tiga hari dua malam. Kemudian dijemur. Setelah kering ditanam lagi selama dua hari lalu dikeringkan dan direbus hingga menghasilkan warna coklat. 

Sedangkan untuk warna hitam dilakukan dengan proses yang sama seperti pada warna coklat, cuma pada saat merebusnya harus menggunakan daun rijasa yang sudah ditumbuk halus, sehingga menghasilkan warna hitam yang alami. Kalau mau warna selain warna coklat dan hitam, misalnya warna merah, ia menggunakan zat pewarna merah (kusumba merah). Demikian pula warna-warna lainnya. Ingin melihat anyaman dari daun lontar? Datang saja ke rumahnya di Br.Bona Kaja, Desa Bona, Gianyar.

Ada lagi pengrajin daun lontar. Bapak yang satu ini khusus membuat kalender Bali lengkap yang ditulis di atas daun lontar yaitu dalam bahasa Bali yang diterjemahkan ke bahasa Inggris. Lontar ini sangat laku, terutama bagi tourist Amerika dan Eropa. "Sebulan saya mampu menjual 5 set lontar ini dengan harga Rp.50.000," kata I Wayan Sumadia yang tinggal di Jln. Letda Made Suta, Sukawati, Gianyar.(BTN/Ketut Budiarta)

http://www.bali-travelnews.com/Batrav/Batrav197/guideindo_9.htm

Selasa, 08 Februari 2011

CARA MENUTUP FILE DOKUMEN PADA MICROSOFT WORD - KELAS 7

Menutup File Dokumen
1. Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Close. Maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang aktif.
2.  Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol close pada baris menu




Mengakhiri/Menutup jendela Microsoft Word

Sebelum mengakhiri Microsoft Word pastikan bahwa file Anda telah tersimpan dengan benar.

1.  Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Exit. Maka jendela Microsoft Word akan tertutup.
2.  Selain dengan menggunakan menu File, untuk menutup jendela Microsoft Word kita juga bisa mengklik tombol X yang terletak pada pokok kanan atas jendela Microsoft Word.

CARA MENYIMPAN DOKUMEN PADA MICROSOFT WORD - KELAS 7

Menyimpan Dokumen

Segera setelah melakukan pengetikan dokumen dilakukan penyimpanan, hal ini dilakukan untuk menghindari kehilangan dokumen. Lakukan penyimpanan sesering mungkin untuk kehilangan file akibat komputer mati mendadak.

1. Pada jendela microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Save
2. Pada layar akan muncul kotak dialog Save File. Ketikkan nama file lalu klik Save

Kita juga bisa menggunakan tombol save yang ada dalam toolbar

 
Atau juga dengan menekan tombol Ctrl + S

CARA MEMBUKA FILE YANG SUDAH TERSIMPAN PADA MICROSOFT WORD - KELAS 7

Membuka file yang sudah tersimpan

1. Klik menu File dan pilih tombol Open, maka akan tampil kotak dialog open
2. Pilih file yang akan dibuka dengan menentukan letak foldernya terlebih dahulu
3. klik pada nama file
4. klik tombol Open, maka file akan dibuka oleh microsoft word

Atau kita juga bisa menggunakan icon pada toolbar. Klik pada icon Open 


Dan kita juga bisa menggunakan Ctrl + O

CARA MEMBUAT DOKUMEN BARU PADA MICROSOFT WORD - KEAS 7

Membuat Dokumen Baru

Apabila kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word, biasanya akan langsung ditampilkan document kosong yang siap untuk ditulisi. Namun jika komputer tidak secara otomatis langsung menyediakan document kosong tersebut, maka kita bisa menggunakan cara berikut :
1. Pada menu kita pilih File, lalu pilih New, lalu pilih lalu pilih Blank Document
2. Double Click pada Blank Document
3. Documen siap digunakan

Atau kita bisa klik tombol Blank Dokumen yang ada pada standard toolbar 


Kita juga bisa menggunakan tombol Ctrl + N

TAMPILAN MICROSOFT WORD - KELAS 7

Screen Layout atau tampilan, adalah sebuah tampilan yang ditunjukkan komputer pada saat Anda mengoperasikan program ini. Tampilannya seperti gambar dibawah ini :

Pada bagian Baris Judul, kita dapat melihat nama file yang sedang kita buka.

Cara mengaktifkan microsost word - kelas 7

Microsoft Word


Memulai Microsoft Word

Start --» Program --» (Microsoft Office) --» Microsoft Word